Camat Kabaena Harap Pawai Ta’aruf Dijadikan Tradisi Disetiap Tahun

Bombana, JurnalSultra.com – Dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1444. H keluarga besar Kementerian Agama diwilayah kecamatan Kabaena bagian Barat meliputi empat kecamatan. Dari empat kecamatan tersebut adalah Kecamatan Kabaena, Kecamatan Kabaena Barat, Kecamatan Kabaena Selatan dan kecamatan kabaena Utara. Pawai ta’aruf menyambut tahun baru 1 Muharram 1444.H ini Dilaksanakan pada, Sabtu (30/07/2022) dipusatkan di Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena. 

Adapun rute perjalanan yang dilewati pawai ta’aruf ini, star di Makan KH.Daud melintasi ruas jalan utama kelurahan teomokole dan titik ahir pawai di pelataran kompleks Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bombana). 

Pelaksanaan pawai ta’aruf ini adalah kali pertama, sehingga Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kabaena berkerja sama keluarga besar Kementerian Agama diempat wilayah kecamatan untuk melakukan persiapan Pawai, dan pada hari H pelaksanaan medapatkan respon positif dari seluruh warga. Dilhat dari jumlah yang hadirpun cukup membludak diluar dugaan, diperkirakan peserta pawai ta’aruf mencapai 1444 orang.

Usai pawai ta’aruf ada beberapa acara untuk memeriahkan kegiatan, diantaranya Dzikir dan Do’a bersama dipimpin langsung Ustadzq H.Abdullah Fahmi Madjid, Lc.MA, dilanjutkan beberapa sambutan. 

Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) kec. Kabaena Hariadi ,S.Ag dalam sambutannya mengatakan Pelaksanaan pawai Ta’aruf kali ini merupakan amanah Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kementeriam Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra),  dan kemenag Kabuoaten/Kota.

“Pawai ta’aruf kali ini adalah merupakan amanah rapat kerja wilayah dan Kenag kabupaten Kota yg diimplementasikan dlm bentuk dzikir dan doa bersama dan kirab keliling pada zona yg ditentukan,” jelasnya.

Dikesempatan yang sama  Camat Kabaena menginginkan acara pawai Ta’aruf ditradisikan setiap tahun.

“Kami menginginkan acara pawai Ta’aruf ditradisikan setiap tahun.dan dikiordinasikan yg lebih luas lagi guna memupuk persaudaraan yg hakiki, mendorong semua siswa/generasi muda membeksli diri dan memanfaatkan teknologi dgn cara yg tepat jgn hanya main gem yg menyita waktu tanpa makna,” harapnya.

[poll id=”3″]

Sementara itu tausiyah dibawakan oleh ka.MTsN 1 Bombana Asyraf Nurdin, S. Ag.  Dalam tausiyahnya mengatakan  momen satu Muharram 1444 H. Hijrah secara fisik tdk akan terulang lagi setelah Fathul Makkah, tetapi secara etika dan moral nilai-nilai Hijrah dapat ambil hikmahnya;

Hijrah secara fisik tdk akan terulang lagi setelah Fathul Makkah, tetapi secara etika dan moral nilai-nilai Hijrah dapat ambil hikmahnya diantara:

  1. Hijrah adalah upaya untuk menjawab tantangan, keluar dari intimidasi dan menandakan. 
  2. Hijrah upaya menyelamatkan dakwah Islam dengan membawa Iman
  3. Hijrah upaya untuk memupuk persaudaraan seperti sahabat Muhajirin di persaudaraan dengan sahabat Ansar, Saad Ansar diperssudatakan dgn Abdurrahman bin auf Muhajir, kharijah Ansar diperssudatakan dgn Abu Bakar Siddiq dll.

“Orang-orang yg beriman berhijrah dan berjihad Fiisabilillah dengan harta dan jiwa akan ditinggikan derajat mereka,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *