Cuaca ekstrim, Ombak Dilaut Pesisir Pantai di Tonganapo Cukup Besar Warga Minta Pemerintah Dapat Membangun Tanggul  Penahan Ombak

Kolaka, JurnalSultra.com – Deburan gelombang di Pesisir Pantai Kelurahan Tonganapo, Kec. Samaturu Kab. Kolaka itu begitu kencang suaranya. Fenomena gelombang pasang yang terasa dampaknya biasanya terjadi pada awal bulan Januari-Mei berbarengan dengan cuaca buruk yang ditandai dengan gelombang tinggi. Sejak Minggu (18/01/2021), gelombang pasang telah menerjang sebagian besar wilayah pesisir pantai Tonganapo.

Pada Minggu Sore, gelombang pasang disertai dengan gelombang tinggi menerjang pesisir pantai Tonganapo. Terjangan itu membuat khawatir masyarakat yang bermukim d sekitaran bibir pantai kenapa tidak karena sudah beberapa tahun sampai sekarang belum ada tanggul yang di buat atau penahan ombak sehingga mengakibatkan air laut sampai ke wilayah daratan atau pemukiman warga

Fikrul yang juga masyarakat kelurahan Tonganapo yang menyempatkan mandi di pantai mengatakan bahwa gelombang tinggi dan air pasang yang terjadi memang membawa dampak buruk. Kalau hanya gelombang tinggi saja, mungkin masih bisa menahan, tetapi saat sekarang ditambah dengan gelombang pasang. “Meski sebetulnya, gelombang pasang yang tinggi biasanya pada bulan-bulan sekarang hingga Juni,” katanya.

“Sangat mengkhawatirkan karena Satu dekade lalu, Kelurahan Tonganapo Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka, sejatinya masih berupa kawasan permukiman yang utuh. Namunseiring berjalanya waktu kelurahan tonganapo  yang terletak di kawasan pesisir itu secara perlahan mulai terkikis abrasi. Luapan air laut sedikit demi sedikit akan menghantam pemukiman masyarakat di pinggir pantai yang diakibatkan terus berlangsung sampai sekarang. Seperti sejumlah bangunan yang dulunya dibangun cukup jauh dari bibir pantai, saat ini jaraknya sudah sangat dekat dengan air. Bahkan ada juga bangunan yang sudah terkikis habis oleh air,” tutup Fikrul.

Reporter : Iswadi

Tinggalkan Balasan