oleh

Dekan FTI USN KOLAKA Resmikan Sistem Aplikasi “Self Test Covid-19” Pemodelan Dalam Decission Support System

“Dekan Fakultas Teknologi Informasi USN Kolaka, Qammaddin, S.Kom.,M.Kom.,CITSM”

Kolaka, JurnalSultra.com – Dekan Fakultas Teknologi Informasi USN Kabupaten Kolaka, Qammaddin, S. Kom., M. Kom., CITSM meresmikan dan sekaligus melaunching pemodelan system yang diberi nama “Model DSS Self Tes Covid-19”, Selasa, (7/4/20).

Pemodelan dalam Model Decission Support System (DSS) tersebut, menghasilkan sebuah sistem aplikasi dengan nama “Self Test Covid 19“.

“Sistem aplikasi “Self Test Covid 19” ini bekerja berdasarkan informasi data dari masyarakat Indonesia di setiap individu, secara keseluruhan dan khususnya masyarakat Kabupaten Kolaka,” jelas Qammaddin

Mengenai proses bisnis utama sistem tersebut, dengan menerima input data dari masyarakat.

“Setiap individu melakukan observasi mandiri secara jujur dan curiga pada diri sendiri dengan serangkaian pertanyaan yang terdapat pada sistem aplikasi “Self Test Covid 19“,” tuturnya.

Kemudian sistem akan melakukan proses berdasarkan matriks perhitungan pemodelan dengan metode Multi Attribute Decission Making. Melakukan perbandingan antar pasien atas gejala yang terjadi, dan berdasarkan rentan nilai gejala akan ditempatkan pada kategori gejala.

Menurutnya, sebagai upaya dalam mendukung program pemerintah, khusnya Dinas Kesehatan dalam mengatasi penyebaran Covid-19, Fakultas Teknologi Informasi USN Kolaka melakukan langkah-langkah yang dapat membantu melalui kegiatan penelitian pada sebuah pemodelan sistem yang diberi judul “Model DSS Self Tes Covid-19”.

Lanjut Qammaddin, Sistem Pada aplikasi “Self Tes Covid-19″ akan menampilkan hasil Self Test sesuai kategori, gejala yang bersangkutan berada pada, PDP, ODP, atau Suspek. Sementara Gejala Normal atau Sehat, sistem akan menampilkan informasi grafik persentasi gejala secara keseluruhan, persentasi Wilayah Propinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Kelurahan/Desa.

“Secara real time, hasil dari sistem tersebut dapat dilihat secara detail oleh Satgas Covid-19, Dinas Kesehatan dan seluruh lapisan masyarakat secara umum dengan menggunakan akun masing- masing yang akan diberikan,” jelas Qammaddin.

Tambahnya, Keberhasilan penelitian tersebut tidak lepas dari bimbingan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Kolaka, dr. Muhammad Aris, Satgas Covid 19 RSBG Kolaka, Ketua Tim Perawat, Ishak serta Ibu Apoteker Wd. Misran, S.Fam.,Apt.

“Sistem “Self Test Covid-19″ ini, dibutuhkan partisipasi setiap warga sebagai sumber informasi sistem dalam melakukan proses perhitungan. Disamping itu, sistem membutuhkan kejujuran saat melakukan observasi diri, kita harus jujur atas kondisi tubuh yang sedang dialami, agar mendapatkan informasi yang akurat secara real time, tutup Qammaddin.

Reporter : Andi Hendra

Berita Terkait