Diduga Langgar Aturan, Koalisi Kolaka Kontrol Desak DPRD Hentikan Aktivitas Pertambangan PT. AMI di Kolaka

Kolaka, JurnalSultra.com – Puluhan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Kolaka Kontrol mendatangi gedung DPRD Kolaka, Terkait aktivitas pertambangan PT. Akar Mas International di Kabupaten Kolaka, Senin, (21/12/20).

Mereka menuntut agar aktivitas PT. AMI segera di hentikan, pasalnya di duga telah melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

“Awalnya hari ini, kami akan melakukan aksi unjuk rasa, terkait aktivitas PT. AMI yang di duga telah melanggar aturan, diantaranya PT.AMI diduga tidak memiliki K3 Licensi, diduga belum menyelesaikan kompensasi terhadap masyarakat, Akar Mas juga diduga telah melakukan Join Operasional (JO) dengan perusahaan lain yang tidak dibenarkan dalam peraturan Perundang-undangan yang berlaku, serta diduga tidak memiliki izin penggunaan Jety,” jelas Amir Kaharuddin, Ketua Umum LSM WRI dan juga selaku penanggung jawab Koalisi Kolaka Kontrol.

Menurutnya dalam koalisi kolaka kontrol terdiri gabungan beberapa LSM di Kabupaten Kolaka, diantaranya, Ormas Pekat IB, LSM WRI, LSM GAKI, Ormas LAKI, LSM LMR-RI, dan LSM Kibar.

“Kami tergabung dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat, akan melakukan Demonstrasi terkait Aktivitas PT AMI, dikarenakan masih dalam situasi pandemi covid-19, akhirnya polres tidak mengizinkan untuk sementara waktu dilakukan aksi unjuk rasa dan menawarkan untuk dilakukan haering bersama DPRD dengan pihak PT. AMI,” jelas Amir.

Lanjut Amir bahwa agendapara hari ini sudah dilakukan pertemuan bersama ketua DPRD Kolaka, dan akan dilakukan Rapat Dengar Pendapat yang rencananya akan dilaksanakan Selasa besok.

“Kami sudah ketemu dengan pak ketua DPRD, dan rencananya besok akan dilakukan RDP bersama pihak PT.Akar Mas, dan tuntutan kami agar pihak DPRD Kolaka agar segera mengeluarkan rekomendasi pemberhentian aktivitas PT. AMI hingga dapat melengkapi persayrata sebagaiman yang saya telah sebutkan sebelumnya,” tutup Amir.

Reporter : Andi Hendra

Tinggalkan Balasan