Ini Tanggapan Kornas TRC PPA Terkait Unggahan Video DPO di Medsos

Jakarta, JurnalSultra.com – Turut mengunggah video Daftar Pencarian Orang (DPO) di media sosial facebook, Bunda Naumi ketua Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) mendapat ancaman akan di laporkan ke Mabes Polri.

Berawal dari terbitnya surat DPO seorang perempuan inisial LFM yang sebelumnya di tetapkan sebagai tersangka oleh jajaran Polres Palu yang ramai beredar di jagat maya. Dan  dituduhkan diviralkan oleh Bunda Naumi. Atas dasar hal itu, Kh Usm, SH., MH selaku kuasa hukum LFM mengancam akan melaporkan Bunda Naumi ke Mabes Polri, menyusul pernyataan kuasa hukum bahwa terbitnya surat DPO atas nama LFM (Kliennya) adalah cacat hukum.

Menanggapi hal itu, Bunda Naumi Koordinator Nasional (Kornas) Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) memberikan klarifikasinya, Kamis (18/03/21).

Ia menjelaskan pelaporkan tindakan kekerasan itu adalah lembaga kami TRC PPA. Dan pelaporan itu sesuai dengan undang undang yang berlaku. Untuk menguji sah atau tidaknya penetapan tersangka hingga terbitnya surat DPO itu semestinya melalui pengadilan bukan berdasarkan asumsi dan melapor ke Mabes Polri.

Tinggalkan Balasan