oleh

Kepala Desa Pewutaa Membangun Jalan Usaha Tani Sepanjang 400 Meter

“Pekerjaan Jalan Usaha Tani di Desa Pewutaa, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara”

Kolaka, JurnalSultra.com – Pemerintah Desa Pewutaa, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka melalui dana desa tahun 2020 telah melakukan PKTD pada pekerjaan pembuatan Jalan Usaha Tani (JUT) sepanjang 400 meter.

Pembangunan Jalan Usaha Tani dikerjakan menggunakan dana desa tahap 1 Tahun 2020.

“Ini dibuat atas usulan masyarakat setempat, tujuanya adalah untuk memudahkan akses warga, dan juga sebagai bukti komitmen kami selaku Pemerintah Desa” ujar Kepala Desa Pewutaa, Saniasa, Selasa (7/4/20).

Lanjutnya, Jalan Usaha Tani, dibangun diatas tanah hibah dari warga Pewutaa yang berada di dusun 3. Pembuatan Jalan tersebut dikerjakan puluhan pekerja, dan tetap menjaga jarak dangan pekerja yang lainnya, sebagaimana himbauan yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Ditengah mewabahnya Covid-19, saya menghimbau kepada seluruh para pekerja untuk menjaga jarak minimal 1 meter dengan pekerja lainnya, sebagaimana himbauan yang disampaikan oleh Kementerian Desa. Sementara pekerjaan Jalan Usaha Tani, kita baru memulai hari ini dan di upayakan akan selesai pada hari kamis mendatang,” tuturnya.

Menurutnya pembuatan jalan tersebut, dapat dilalui masyarakat secara umum, khususnya bagi para petani dalam memudahkan jalur transportasi untuk menganggut hasil panen.

“Dengan adanya COVID-19 sekarang ini, sangat berdampat pada putaran perekonomian di masyarakat,  untuk itu dengan adanya PKTD ini dapat membantu meringankan beban pendapatan masyarakat di Desa Pewutaa,” harap Kepala Desa, Saniasa.

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa, Yuson sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Pewutaa yang telah membuat Jalan Usaha Tani, hal tersebut sangat bermamfaat bagi seluruh masyarakat yang ada di Desa tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dikerjakan oleh Ibu Kades, hal ini sangat bermamfaat bagi orang banyak serta sejalan dengan program Pemerintah Pusat sebagaimana yang tertuang pada Surat Edaran Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19 dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa,” Kata Yuson.

Reporter : Andi Hendra

Berita Terkait