oleh

Rasulullah SAW Melarang untuk Mencela dan Menghina Pemimpin

JurnalSultra.com – Manusia tak ada yang sempurna. Begitupun dengan pemimpin yang sedang bertugas dimana-mana. Jika ada yang salah dengan pemimpin kita, eloknya kita sampaikan dengan sopan. Bukan mencacinya dengan kasar. Atau bahkan menyebarkannya lewat sosial media agar diketahui banyak masa. Jika ada yang kurang dengan seorang pemimpin, maka tetep husnudzan, atau bisa kita sampaikan lewat orang terdekatnya atau dengan cara lain yang tidak menimbulkan kericuhan.

Dikutip dari laman Bincangsyariah.com, bahwa mencaci pemimpin, apalagi sampai menghina pemimpin, tidak diajarkan dalam Islam. Sebagaimana Sabda Rasulullah:

مَنْ أَهَانَ سُلْطَانَ اللَّهِ فِي الْأَرْضِ أَهَانَهُ اللَّهُ

Barangsiapa yang menghina sultan Allāh (penguasa/ pemimpin) di bumi, maka Allāh akan menghinakan orang tersebut

Hadis tersebut jelas melarang kita untuk menghina pemimpin, entah disebabkan karena kekurangannya atau ketidaksempurnaannya dalam menjalankan tugas. Justru Rasulullah mengajarkan kita untuk terus mendoakan pemimpin kita, sebab kebaikan sang pemimpin adalah kebaikan kita juga. Jerih payah perjuangan sang pemimpin adalah perjuangan untuk kita juga. Dalam hadis-Nya disebutkan:

لا تسبوا الأئمة ، وادعوا لهم بالصلاح ؛ فإن صلاحهم لكم صلاح

Jangan mencaci para pemimpin. Doakan mereka dengan kebaikan. Sebab kebaikan mereka adalah kebaikan bagi kalian

Komentar

Tinggalkan Balasan