oleh

Satresnarkoba Polres Kolaka Bekuk Terduga Pengedar Narkoba Jaringan Napi Rutan Raha

“Terduga Pengedar Narkoba Saat menjalani Pemeriksaan di Polres Kolaka” Foto Awal Fajrin

Kolaka, JurnalSultra.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Kolaka berhasil membekuk seorang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu berinisial J alias S (19) warga jalan Badewi, Kelurahan Balandete, Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka pada dini hari Pukul 00:15 Wita, Senin (15/2/21)

Di kutip dari menarasuar.com, Kasat Narkoba Iptu Muh.Alwi Akbar menjelaskan, terduga merupakan Target Operasi (TO) berdasarkan laporan dari masyarakat, olehnya itu tim melakukan pengerebekan di sebuah perumahan BTN perumnas di Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka.

Tersangka berhasil diringkus oleh satuan res narkoba dan ditemukan dan diamankan 3 saset sabu sekitar 3.34 gram, dan 1 unit alat timbang digital serta beberapa pelastik kecil yang biasa digunakan sebagai tempat penyimpanan narkoba jenis sabu.

“Kami juga mengamankan sebuah pipet yang dibuat jadi alat sendok yang ditemukan dibawa sprimbad saat dilakukan penggeledahan didalam kamar, pelaku ini merupakan pengguna sekaligus di duga pengedar dikawasan Kolaka yang sudah menjadi target operasi,” jelasnya.

Sementara itu tersangka J alias S dihadapan polisi mengaku barang haram tersebut dipeeoleh dari Kota Kendari, dengan sistem ditempelkan dan sabu tersebut dikendalikan oleh seorang narapidana rutan kelas II B raha yang masih sementara menjalani hukuman.

untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya J alias S dijerat dengan pasal berlapis undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Pelaku juga merupakan mantan napi rutan kelas IIB kolaka dengan kasus pencurian l, olehnya itu terduga kita jerat dengan pasal berlapis yakni Pasal 114 Ayat 1,Pasal 112 ayat 1 dan Pasal 127 ayat 1 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tutup Iptu Muh.Alwi Akbar.

Reporter : Awal Fajrin

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait