oleh

Tuntut Janji RDP,  Forum Kolaka Menggugat Kembali Demo DPRD Kolaka

Kolaka, JurnalSultra.com – Lagi-lagi polemik Komite CSR PT Vale Indonesia masih menjadi permasalahan ditengah-tengah masyarakat. Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Forum Kolaka Menggugat kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kolaka, Senin (2/8/2021).

Mereka menuntut janji pihak DPRD Kolaka untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pembentukan komite dan pengelolaan dana CSR PT Vale Indonesia di Kabupaten Kolaka.

“Kami menuntut janji ketua DPRD untuk melakukan RDP untuk kedua kalinya, dimana  dugaan pembentukan dan pengelolaan CSR PT Vale diduga kuat dilakukan secara ilegal. Dimana CSR dibentuk tanpa melakukan koordinasi kepada DPRD Kolaka dan melanggar Peraturan Daerah Nomor 15 tahun 2014 tentang pembentukan forum CSR,” teriak Ivank dalam Orasinya.

Lanjut Ivan bahwa sejak 2 bulan terakhir pihak DPRD akan melakukan RDP dengan Pihak terkait. Ironisnya hingga saat ini belum ada realisasi yang pasti.

“Kami dijanji oleh ketua komisi lll untuk menggelar RDP namun untuk saat ini tidak ada tindaklanjutnya, ada apa 30 anggota DPRD tidak mampu memanggil seorang camat atau sudah terjadi persekongkolan antara Legislatif dan Eksekutif sehingga pembentukan dan Pengelolaan dana CSR tidak akan ditindaklanjuti,” lanjutnya.

Sementara itu Defri maulana Koordinator Aksi sangat menyayangkan sikap DPRD Kolaka yang terkesan mengabaikan permasalahan serius yang menyangkut kepentingan orang banyak

“Dana CSR tersebut tidak sedikit, itu 9 Miliar dan Pembentukan komite dan Pengelolaannya itu diduga kuat Ilegal, kenapa dianggap sepele,” cetusnya.

Haeruddin penanggung jawab aksi unjuk rasa sangat mengecam tindakan DPRD Kolaka yang terkesan diskriminasi dalam menerima aspirasi masyarakat,

“Kami dua bulan lalu dijanji RDP dengan pihak komite dan terkait lainnya, ironisnya hingga saat ini tidak ada tindaklanjut, olehnya itu saya mengganggap DPRD tidak punya nyali dalam mengatasi masalah ini,” kecamnya.

Belum mendapat tanggapan dari pihak DPRD Kolaka, para pendemo mendesak masuk diteras DPRD Kolaka, hingga sedikit terjadi ketegangan dengan pihak kepolisian dan satpol PP.

Setelah dilakukan negosiasi, akhirnya mereka masuk hingga di teras DPRD Kolaka. Dan hingga berita ini diterbitkan, belum ada satu Anggota DPRD yang keluar menemui para demonstran.

Red/AH

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait