
Kolut, JurnalSultra.com – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, kini tidak lagi terlihat. Kondisi ini terjadi seiring masuknya pasokan BBM dari Depot Pertamina Kolaka serta pengawasan ketat yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, SPBU maupun APMS di wilayah Lasusua terpantau melayani masyarakat dengan lancar tanpa antrean mengular seperti sebelumnya. Meski situasi mulai normal, aparat kepolisian tetap melakukan pengamanan dan pengawasan guna memastikan pendistribusian BBM subsidi berjalan tertib dan tepat sasaran.
Pengawasan tersebut difokuskan pada larangan pengisian BBM menggunakan jerigen dan tangki rakitan, serta mencegah pembelian BBM secara berulang oleh pihak yang sama. Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi penimbunan dan penyalahgunaan BBM subsidi.
Berdasarkan hasil pengecekan stok BBM oleh personel Polres Kolaka Utara pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 09.00 Wita, diketahui sejumlah SPBU dan APMS di wilayah Lasusua telah melakukan pengorderan BBM. Pasokan tersebut dijadwalkan tiba pada hari yang sama sekitar pukul 18.30 Wita dan akan mulai dijual kepada masyarakat pada hari berikutnya.
Adapun SPBU dan APMS yang menerima pasokan BBM di antaranya SPBU Watuliwu yang mendapatkan BBM jenis Pertalite sebanyak 16.000 liter, APMS Ponggiha menerima Pertalite sebanyak 8.000 liter, serta APMS Patowanua menerima Pertalite sebanyak 8.000 liter. Selain itu, SPBU Ngapa menerima pasokan BBM berupa Solar sebanyak 8.000 liter dan Pertalite sebanyak 16.000 liter.
Aparat kepolisian memastikan pengawasan distribusi BBM akan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar stabil. Masyarakat diimbau tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mendukung upaya pengawasan agar BBM subsidi dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Kolaka Utara.






