Kolaka, JurnalSultra.com – PT Ceria Nugraha Indotama kembali menyalurkan puluhan hewan kurban pada momentum Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Tahun ini, perusahaan menyerahkan sebanyak 62 ekor sapi kurban yang didistribusikan di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.
General Manager Operation PT Ceria Nugraha Indotama, Wahyu Maradona, mengatakan jumlah hewan kurban yang disalurkan tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Perusahaan kembali berkurban sebanyak 62 ekor sapi dan terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya,” kata Wahyu Maradona, Selasa (26/5/2026).
Menurut Wahyu, hewan kurban tersebut tidak hanya disalurkan kepada masyarakat di wilayah ring satu perusahaan di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, tetapi juga diberikan kepada pondok pesantren, rumah tahfidz Al-Qur’an, pemerintah daerah, instansi terkait, serta mitra kerja perusahaan.
Ia menyebut kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), sekaligus upaya mempererat hubungan dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Kami berharap ke depan jumlah hewan kurban yang disalurkan bisa terus meningkat,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk ibadah, Wahyu menilai penyaluran hewan kurban juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat penerima manfaat.
Sementara itu, Wakil Bupati Kolaka, Husmaluddin, menyampaikan apresiasi kepada PT Ceria atas kontribusi sosial yang terus dilakukan perusahaan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Kami memberikan apresiasi kepada PT Ceria yang setiap tahun menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat,” kata Husmaluddin saat menerima bantuan hewan kurban di Rumah Jabatan Wakil Bupati Kolaka, Minggu (24/5/2026).
Menurut dia, bantuan hewan kurban tersebut tidak hanya memiliki nilai ibadah, tetapi juga mencerminkan solidaritas dan kebersamaan antara dunia usaha dan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang sangat positif dan diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat penerima,” ujarnya.






