
Kolut, JurnalSultra.com – Arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri mulai meningkat di wilayah penyeberangan Kabupaten Kolaka Utara. Lonjakan penumpang terlihat di kawasan Pelabuhan Katoi dan Pelabuhan Tobaku, bahkan sejumlah warga memilih datang lebih awal dan menginap di area pelabuhan agar tidak terlambat mendapatkan giliran menyeberang.
Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung dari Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Muhammad Idrus, yang turun meninjau situasi di Pelabuhan Tobaku pada Senin malam (16/03/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Sekda didampingi oleh Kasat Pol PP, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Satpel Tobaku, Muhammad Irjan.
Saat berada di lokasi, Sekda melihat sejumlah penumpang yang terpaksa beristirahat di lantai pelabuhan dengan alas seadanya sambil menunggu jadwal keberangkatan kapal pada keesokan harinya.
Melihat kondisi tersebut, Muhammad Idrus langsung mengambil langkah cepat dengan berkoordinasi bersama Dinas Pemuda dan Olahraga untuk meminjam matras yang tidak terpakai agar dapat dimanfaatkan para pemudik untuk beristirahat dengan lebih layak.
“Setelah melihat beberapa penumpang tidur di lantai dengan alas seadanya, kami langsung menghubungi Dinas Pemuda dan Olahraga. Ada matras di sana yang sementara tidak digunakan, sehingga kami bawa ke sini agar bisa dimanfaatkan masyarakat yang menunggu keberangkatan,” ujar Muhammad Idrus.
Selain memastikan kenyamanan pemudik, Sekda juga menyampaikan doa dan harapannya agar seluruh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga saat Hari Raya Idulfitri.
“Saya mendoakan semoga seluruh pemudik diberikan keselamatan dalam perjalanan dan dapat berkumpul kembali dengan keluarga dalam keadaan sehat,” ucapnya.
Ia juga menegaskan kepada seluruh petugas pelabuhan agar tetap menjaga ketertiban antrean serta memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh penumpang.
“Antrean harus dijalankan dengan tertib dan tidak boleh pilih kasih. Siapa yang datang lebih dulu, itulah yang harus dilayani sesuai aturan yang telah disepakati,” tegasnya.






