
Kendari, JurnalSultra.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kendari menerima kunjungan kerja Ketua Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Tenggara di Posyandu Pokadulu, Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo, Senin (2/2/2026).
Posyandu Pokadulu tercatat sebagai posyandu ke-15 yang dikunjungi Ketua Pembina Posyandu Sulawesi Tenggara dalam rangkaian kunjungan kerja di berbagai daerah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan langsung guna mempercepat sekaligus mengevaluasi pelaksanaan Posyandu berbasis enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Ketua Pembina Posyandu Sulawesi Tenggara, Arinta Nila Hapsari A. Sumangerukka, dalam sambutannya menegaskan bahwa posyandu kini telah mengalami penguatan fungsi dengan penerapan enam SPM.
“Sebelumnya, posyandu merupakan bentuk upaya pemeliharaan kesehatan yang dilakukan oleh dan untuk masyarakat, dengan bimbingan kader serta tenaga kesehatan dari puskesmas,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan Posyandu dengan enam SPM harus dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat karena mencakup berbagai sektor pelayanan dasar.
“Posyandu 6 SPM meliputi berbagai bidang yang dibutuhkan masyarakat, seperti pendidikan, sosial, perumahan, pekerjaan umum, dan sektor lainnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Kendari, Shintya Putri Anawula Sudirman, mengungkapkan bahwa jumlah posyandu di Kota Kendari saat ini mencapai 226 unit dan akan bertambah menjadi 230 posyandu pada tahun 2026.
“Peran kader posyandu sangat penting dalam pelaksanaan Posyandu 6 SPM. Dengan dedikasi, ketulusan, dan semangat gotong royong, para kader menjadi ujung tombak pelayanan dasar yang paling dekat dengan masyarakat,” jelasnya.





